Tempat Pembuangan Sampah Liar RW 08 Kelurahan Bekasi jaya Ditanami 400 Pohon Bambu

Kecamatan Bekasi Timur Tanam 400 Pohon Bambu di Tempat Pembuangan Sampah Liar RW 08 Kelurahan Bekasijaya.

Camat dan Sekcam Bekasi Timur, bersama Lurah Bekasijaya, Kalpolsek Bekasi Timur dan Ka Uptd LH Kecamatan Bekasi Timur serta seluruh aparatur Kecamatan Bekasi Timur menanam 400 pohon bambu di sepanjang lahan bekas tempat pembuangan sampah liar UUN di RW 08 Kelurahan Bekasijaya.

Camat Bekasi Timur Gutus Hermawan Eka Permana mengatakan, setiap harinya sekitar 300 ton sampah terkumpul dari Warga di Kecamatan Bekasi Timur. Perlu diketahui juga jumlah armada untuk pengangkutan sampah hanya ada sekitar 21 unit, dan digunakan untuk melayani 300 ton sampah yg dihasilkan masyarakat Bekasi Timur setiap harinya.

“Tentunya tidak semua terangkut sehingga menimbulkan banyak tempat pembuangan sampah liar. Bapak Walikota sudah menyampaikan saat kunjungan 100 hari kerja ke tempat ini agar dilakukan penataan, maka setelah itu kami melakukan penutupan disini. Dimana awalnya hampir semua lahan ini penuh gunungan sampah bahkan sampai menutupi kali,” paparnya, Jumat (7/12/18).

Lebih lanjut, ia mengatakan, Wali Kota Bekasi menanyakan lahan sampah ini wilayah Bekasijaya atau Bantargebang karena sudah tidak ada bedanya kalau dilihat dari kondisi saat itu.

“Maka saya bersama Pak Yahya mengambil langkah untuk menutup, yang awalnya membuang kesini, kita tutup sampai disana. Hanya sebagian yang diperbolehkan di depan sana, kemudian akan diangkut ke TPA,” ujarnya sambil menunjuk ke arah lokasi yang diperbolehkan untuk menjadi TPS.

Menurut Gutus, kali di lokasi tersebut sudah mengecil karena abrasi dan tertutup sampah, padahal dahulu menurut penduduk disini, kali cukup besar, dan airnya bisa dibuat mandi, juga anak anak masih bisa memancing.

“Kondisi sekarang karena habis hujan masih cokelat, biasanya warna air hitam. Nah setelah apel ini kita langsung tanami pohon bambu, karena pohon bambu yang bisa tumbuh di lingkungan seperti ini. Kita lakukan penanaman sebagai upaya perbaikan lingkungan. Kalau didiamkan terus, sedangkan armadanya terbatas, maka masalah ini tidak akan selesai. Permasalahan di perkotaan adalah sampah, banjir, macet, itu yang paling urgent. Banjir bisa disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat yaitu membuang sampah sembarangan. Hari ini kita sebagai aparatur memberikan contoh kepada masyarakat, agar menjaga lingkungan yang sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan,” Pungkasnya.

Perlu diketahui di Kelurahan Bekasijaya ada empat tempat pembuangan sampah liar dan sudah ditutup oleh Kecamatan Bekasi Timur, selanjutnya pun akan ditanami pohon bambu seperti di lokasi ini.(*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.