Seorang Remaja Tewas Dikeroyok Dan Dibakar

Ilustrasi

Ilustrasi

Putra Aditya,18,seorang remaja dikeroyok dan dibakar selompok remaja di Jalan Raya Kodau, RT 02/03 Kelurahan Jatimekar, Jatiasih,Kota Bekasi pada Rabu dini hari,5 Juni 2019 lalu. Kekerasan berujung maut ini berawal dari saling ledek.

Putra mengalami luka bakar di 60 persen tubuhnya setelah terbakar sekitar 30 detik. Kemudian, dirinya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Putra tewas dua hari kemudian akibat kekerasan tersebut.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bersama tujuh orang rekannya berboncengan menggunakan tiga sepeda motor dari arah pertigaan Jalan Raya Kodau, Jatimekar.

Saat sampai di lokasi kejadian, mereka melihat kelompok pelaku berjumlah delapan orang yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Mereka adalah RAD alias Buluk,17,NS alias Doyok,24, TGP,16,dan AP alias Idung,22. Empat orang lain ialah RioZiko,Dagol dan Riko.

“Kemudian salah satu rekan korban yang mengendarai sepeda paling depan meledek dengan mengacungkan jari tengah sehingga membuat sekelompok pelaku marah,” kata Eka,Rabu (12/6/ 2019).

Pelaku Rio mengejar teman korban. Sementara,teman korban langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Tapi, korban justru turun dan menantang para pelaku.

“Pelaku langsung mengerubuti korban dan melakukan pemukulan. Pada saat itu korban lari masuk ke dalam warung namun dikejar para pelaku. Korban diseret keluar dan kembali dipukuli hingga terjatuh,” ujarnya.

RAD alias Buluk mengambil bensin yang berada di rak eceran bensin dan menyiramkan ke kepala dan badan korban. Bensin yang telah membasahi tubuh korban itu disulut menggunakan korek api sehingga sebagian badan dan kepala korban mengalami luka bakar sekitar 60 persen.

Pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah masing masing.

“Korban berhasil ditolong warga sekitar dan diantarkan ke rumah korban,”tuturnya.

Putran dirawat selama dua hari di Rumah Sakit Kramat Jati. Korban dinyatakan meninggal dunia dua hari setelahnya.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Empat orang pelaku yakni RAD alias Buluk, 17, NS alias Doyok,24,TGP,16,dan AP alias Idung,22,ditangkap pada Selasa 11 Juni 2019. Mereka ditangkap di Jatiasih dan Jonggol,Kabupaten Bogor.

“Empat orang pelaku masih dalam pengejaran yaitu Riyo, Dagol,Ziko, Riko,”kata Eka.

Pihak kepolisan mengamankan barang bukti berupa botol air mineral berukuran satu liter untuk menyimpan bensin yang disiram ke korban. Pelaku dijerat Pasal 170 KUHP ayat 2 ke-2e tentang penganiayaan hingga meninggal dunia dengan ancaman hukuman minimal tujuh tahun penjara.(*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.