Sejarah Helicak,Ketika Skuter Lambretta Hanya Dijadikan Becak 

Kota Jakarta menyimpan banyak sejarah, tidak hanya sejarah bangunan saja, tapi juga sejarah tentang alat transportasi, kita semua pasti mafhum, yang namanya kota besar, butuh alat transportasi untuk menghidupkan nadi ekonominya, Jakarta mempunyai banyak alat transportasi Unik yang jarang terdapat di kota lain, beberapa yang paling populer adalah bemo, bajaj, dan oplet. tapi banyak yang nggak tahu ternyata jakarta juga pernah punya Helicak, makanan kendaraan apa lgi iniii ?, yuk mari kita bahas 😀

Bagi para penggemar skuter masa kini, merk Lambretta merupakan salah satu merk impian, dengan segala keunikan dan kelangkaannya, tetapi tahukah pembaca semua jika di era 60 – 70an skuter ini banyak bereedar di jalanan Indonesia dan menjadi saingan berat Vespa, yah mirip mirip lah dengan persaingan Honda dan Yamaha di masa kini :lol:. Awalnya importir Lambretta di Indonesia adalah N.V. Erika namun kemudian dilanjutkan oleh PT Italindo. yang kemudian membuat Helitjak menggunakan basis Skuter Lambretta

Helicak merupakan salah satu alat transportasi yang cukup populer pada dekade 1970 an di Jakarta. Nama helicak berasal dari gabungan kata helikopter dan becak, karena bentuknya memang mirip dengan helikopter dan becak. Helicak pertama kali diluncurkan pada 24 Maret 1971 pada masa pemerintahan Gubernur Ali Sadikin sebagai pengganti becak.

Helicak datang di indonesia diimpor oleh PT Italindo, jumlah yang diimpor pun cukup banyak, total hampir mencapai hampir seribu unit, Helicak generasi pertama lebih mirip dengan becak bermotor, karena belum ada penutup untuk penumpang, bedanya dengan becao adalah kedua roda depan bisa berbelok, jumlah jenis ini cukup banyak mencapai 800an unit

Selanjutnya munculah Helicak generasi dua, Seperti halnya becak, pengemudi helicak duduk di belakang, sementara penumpangnya duduk di depan dalam sebuah kabin dengan kerangka besi dan dinding dari serat kaca sehingga terlindung dari panas, hujan ataupun debu, sementara pengemudinya tidak. Mesin dan bodi utama kendaraan ini adalah skuter Lambretta dengan mesin 150 CC yang didatangkan dari Italia.

Harga satu unit helicak saat itu adalah Rp 400 ribu. Dan saat terakhir diimpor tahun 1979, harganya Rp 525 ribu per unit.

pada tahun 1976, lambretta membuat penerus dari helicak, yang disebut dengan super helicak, bentuknya pun sudah menyerupai mobil karena dilengkapi dengan 4 roda, dan sopir yang sudah berada di dalam. namun sangat sedikit literatur tentang kendaraan ini, sehingga tidak ada info yang lebih mendetail.

sayang seribu sayang umur helicak ternyata tidak panjang. hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah DKI Jakarta dalam menyediakan angkutan rakyat yang tidak konsisten Akibatnya helicak pelan-pelan menghilang dari jalan-jalan di ibu kota, terlebih lagi kendaraan helicak ini dilarang dioperasikan oleh pemerintah DKI Jakarta pada tahun 1987. oke cukup sekian artikel kali ini, semoga menambah pengetahuan kita semua, stay tune next artikel ya 😀 .

sumber

Sumber Awansan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.