Polsek Tambun Amankan Penjambret HP Siswi SMP Setelah Dihakimi Massa

Ilustrasi

Ilustrasi

Keberanian siswi SMP ini patut diacungi jempol. Sambil membonceng adiknya yang masih SD,dia nekat menabrakan motornya ke kendaraan bandit.

Sebelumnya dua penjahat jalanan yang berboncengan motor merampas ponselnya di Jalan Raya Mekar Sari,Tambun Selatan,Kabupaten Bekasi,Rabu (20/3/2019) petang.

Braakk! Motor bandit terpental. Begitupula dengan motor Elisabet,siswi SMPN di Tambun Selatan. Seperti tak menghiraukan rasa sakit,akibat terjatuh dari motor,remaja putri ini bersama adiknya berusia 12 tahun yang dibonceng berteriak, “Dua orang itu merampas HP saya! Tolong tangkap mereka!”

Warga sekitar yang semula hendak menolong berbalik menangkap kedua penjahat yang berusaha kabur meninggalkan motornya. Masih dalam kondisi kesakitan akibat terjungkal dari motor, kedua bandit digebuki beramai-ramai.

Dua bandit berinisial AS,17 dan MD,17,babak belur digebuki sebelum dibawa ke Mapolsek Tambun. Dari kedua penjahat ini disita ponsel yang gagal dirampas bersama motornya Honda Vario B 4717 FAC.

Sedangkan Elisabet bersama adiknya Nurghania Dayana ditolong warga. Sang adik siswi kelas 6 SDN Mekar Sari 4, Tambun ini terus menerus menangis kesakitan setelah kakinya memar tertimpa motor. Kakak adik ini dibawa ke klinik terdekat.

Setelah lukanya diobati,Elisabet dimintai keterangan penyidik Unit Reskrin Polsek Tambun. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 ketika Elisabet menjemput adiknya pulang sekolah dengan mengendarai motor Honda Beat bernopol B 3739 FLD. Kakak beradik ini kemudian boncengan pulang.

Dalam perjalanan itu, HP android Elisabet dipinjam adiknya. Sambil dibonceng, Dayana memainkan telepon pintar tersebut. Selagi asyik memainkan smartphone itu, tiba-tiba dirampas dua pria boncengan motor.

Seketika ponsel itu berpindah tangan. Sang adik menangis sambil berucap, “Mbak, HP dirampas,” sambil telunjuknya menunjukkan dua pria boncengan motor yang kabur mendahuli kendaraan mereka.

Mengetahui itu, Elisabet memacu motornya lebih kencang, mengejar dua penjambret tersebut. “Korban memutuskan mengejar karena tak rela ponselnya dirampas,”kata Kapolsek Kompol Rahmad Sujatmiko.

Sekitar 1 kilometer remaja putri ini nekat menabrakan motornya ke kendaraan penjahat. Braakk! Kedua motor terjatuh.

“Keputusan menabrakkan diri ke motor ke bandit itu diambil Elisabet karena melihat pelaku sedang lengah,”tambah Kompol Rahmad.

Sesaat kemudian Elisabat dan adiknya sambil menangis berteriak sekencang-kencangnya memberithau kedua pria itu penjahat yang merampas ponselnya.

Warga berdatangan lalu menghadiahi kedua pejambret dengan bogem mentah. Keduanya babak belur dan sebelum diserahkan ke polisi, mereka dibawa ke klinik terdekat. “Kasus ini masih kami dalami,”pungkas Kompol Rahmad.

poldametrojayainfo

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.