Polisi Sita Ribuan Botol Miras Dan Obat Keras 

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota menyita 2.234 botol minuman keras dan 8.401 butir obat keras yang dijual bebas di wilayah setempat pada Minggu (8/4/2018).

Razia dan penggerebekan itu dilakukan petugas menyusul tewasnya tujuh warga setempat asal Pondokgede dan Bekasi Selatan pada pekan lalu.

Kapolrestro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto mengatakan, tiga orang ditetapkan menjadi tersangka karena kepemilikan obat terlarang maupun minuman yang dijual.

Mereka yang berinisial TMD, EJ, dan AF ini, kemudian dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan.

Mereka menjual obat keras itu secara bebas tanpa disertai resep, sehingga rawan disalahgunakan konsumen.

Sementara sejumlah pedagang jamu yang tidak memiliki izin,polisi bersama dengan pemerintah menutup paksa, penjualnya hanya dikenakan tindak pidana ringan, dan dibina agar melengkapi izin sesuai aturan yang berlaku.

“Peredaran minuman keras menjadi perhatian. Karena itu, bagi anggota yang melihat ada orang yang menenggak miras  langsung kami periksa di kantor,” kata Indarto pada Senin (9/4/2018).

Menurut dia, peredaran miras semakin menjadi perhatian polisi ketika ada tujuh orang tewas akibat miras tersebut.

Para korban diduga menenggak minuman keras jenis gingseng yang diproduksi oleh Ali Marhatis alias Brewok bersama anak buahnya Nischa Romadoni alias Doni.

“Kami masih memburu Brewok dan kabar terakhir dia kabur ke Padang,” ujarnya.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.