Pemkot Bekasi Butuh RP 1 Triliun Untuk Rampungkan Flyover Rawa Panjang Dan Cipendawa 

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Widayat Subroto mengatakan, untuk merampungkan proyek pembangunan jalan layan (flyover) di Rawa Panjang dan Cipendawa diperlukan dana Rp 1 triliun.

Widayat mengatakan, dana pembangunan  flyover yang mencapai Rp 1 triliun tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni dana konstruksi dan dana pembebasan lahan.

“Perkiraan anggaran untuk konstruksi sekitar Rp 300 miliar dan pembebasan lahan kita memerlukan dana Rp 200 miliar. Anggaran ini kita perkirakan akan dianggarkan dalam 3 tahap tahun anggaran, (anggara) itu di tiap lokasi (flyover),” kata Widayat,Rabu (26/9/2018).

Adapun sumber dana proyek pembangunan dua flyover tersebut berasal dari APBD Kota Bekasi serta dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Dananya (hibah dari Pemprov DKI Jakarta) total Rp 200 miliar, masing-masing lokasi Rp 100 miliar,” ujar Widayat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, Pemkot Bekasi menargetkan proyek pembangunan dua flyover tersebut rampung pada 2020.

Namun, pihaknya juga berharap Pemprov DKI Jakarta bisa cepat memberikan dana hibah kepada Pemkot Bekasi untuk pembangunan dua flyover tersebut.

“Target 2020 kalau dari sana (Pemprov DKI Jakarta) cepat ke kita (Pemkot Bekasi), ya ini kan buat kebaikan bersama, kan untuk memperlancar akses kendaraan truk sampah menuju TPST Bantar Gebang juga” kata Tri.

Diketahui,proyek Flyover Rawa Panjang akan menghubungkan Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan Jalan Raya Narogong.
Sementara itu, Flyover Cipendawa akan menghubungkan Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong.

Pembangunan proyek dua flyover tersebut juga untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang kerap timbul di perempatan Rawa Panjang.

Kendaraan dari arah Jenderal Ahmad Yani mengarah ke Jalan Raya Narogong nantinya tidak perlu berhenti di persimpangan jalan, atau bisa langsung melalui Flyover Rawa Panjang.

Lalu, untuk Flyover Cipendawa, akan dibangun dua arah untuk ke Bekasi dan arah Bantar Gebang.(*)
kompas

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: