Komnas HAM Minta Disnakertrans Propinsi Jabar Agar PT. Sungintex Menjalankan Nota Pemeriksaan Pengawasan Wilayah II

Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu GSBI PT. Sungintex (Sioen Indonesia) menerima tembusan surat dari KOMNAS HAM yang ditujukan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Jawa Barat.

Dimana sebelumnya SBGTS-GSBI PT. Sungintex (Sioen Indonesia) telah mengadukan kasus PHK sepihak terkait mendirikan serikat buruh yang menjadi pilihan Buruh PT. Sungintex (Sioen Indonesia) yang berujung Union Busting dan PHK sepihak terhadap para pimpinan serikat buruh semenjak dideklarasikannya SBGTS-GSBI PT. Sungintex (Sioen Indonesia) pada tanggal 16 Februari 2017 lalu.

“Atas PHK tersebut,para pimpinan yang di PHK mengadukan masalah ini kepada KOMNAS HAM,dan atas aduan serikat buruh tersebut KOMNAS HAM melalui balasan suratnya memerintahkan dengan tegas kepada pejabat pengawas ketenagakerjaan Dinas tenaga kerja dan Transmigrasi Propinsi Jawa Barat, untuk mengingatkan kepada pihak perusahaan PT.Sungintex (Sioen Indonesia) untuk menindaklanjuti Nota pemeriksaan kusus yang telah dikeluarkan oleh Dinas Propinsi dan melaporkan secara tertulis kepada BP2K wilayah II Karawang” Kata Ani Nurhayati Ketua Serikat buruh GSBI PT. Sungintex bekasi,Sabtu (10/11/2018).

Menurut Ani Nurhayati,Bahwa sampai hari ini PT. Sungintex (Sioen Indonesia) tetap tidak menjalankan kewajibannya membayar hak para buruh yang di PHK secara sepihak.

“Bahwa managemen PT. Sungintex (Sioen Indonesia) mengabaikan perintah negara yang seharusnya sebagai warga negara yang baik dan taat serta menghormati aturan Undang-undang yang ada di Indonesia tidak sepatutnya perusahaan besar seperti Sioen Group ini berprilaku tidak baik tidak menghormati hukum dan aturan undang-undang di Indonesia” Jelasnya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: