Kepolisian Metro Kota Bekasi,Grebeg Penampungan TKW Ilegal

Puluhan TKW ilegal diamankan di Bekasi. (Foto: Djamhari/
Puluhan TKW ilegal diamankan di pondokmelati

Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota berhasil membongkar tempat penampungan tenaga kerja wanita (TKW) ilegal di wilayah Jatimurni,Pondok Melati, Kota Bekasi,Selasa 24 April 2018 malam.

Dari hasil pengerebekan di lokasi perusahaan TKW bodong itu,petugas berhasil mengamankan puluhan orang calon TKW yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diduga bakal menjadi korban perdagangan manusia.

“Totalnya,ada 21 calon TKW asal NTB yang diduga menjadi korban perdagangan manusia di perusahaan berinisial PT WJ tersebut,” ujar Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Jairus Saragih, Rabu (25/4/2018).

Dari hasil keterangan sementara yang didapat,para TKW itu sudah siap dikirimkan oleh perusahaan bodong tersebut ke Malaysia,Thailand dan Brunei Darussalam. Menurut Jairus,pihaknya juga berhasil mengamankan satu orang diduga pengelola atau pimpinan dari perusahaan berinisial ES.

“Hingga saat ini kami pun masih melakukan pendalaman terkait apa saja prosesnya, dan berapa biayanya.Adapun dari informasi yang diterima, setiap perusahaan penyalur TKW ini ada ketentuannya,dan biasanya mereka melakukan pemotongan gaji selama 6 bulan,” jelas Jairus.

Lebih jauh,diakui Jarius,dari hasil penyelidikan terhadap pelaku ES, usahanya ini telah berjalan sejak Januari 2018. Dari pengakuanya,dia sudah memberangkatkan lebih dari 60 TKW ke luar negeri. “Seluruh TKW diduga menggunakan dokumen palsu. Sebab kami menemukan 22 cap stempel Dinas Sostran, Kepala Desa, P4TKI, BNP2TKI dan cap PT WJ,” ungkap Jarius.

Para calon TKW yang ditemukan di lokasi tersebut rencananya akan langsung dipulangkan ke daerah asalnya.

“Untuk sementara pelaku bakal kita jerat Pasal berlapis di antaranya,pasal 2,Pasal 85, Pasal 71, Pasal 86,Pasal 72 UU No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia,dan akan ancaman minimal 5 tahun penjara,” tutupnya.(okzn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.