Kabupaten Bekasi Juara Umum Menembak Di Porda Jabar 2018

Ilustrasi Olahraga Menembak

Ilustrasi Olahraga Menembak

Tim menembak Kabupaten Bekasi mencetak sejarah baru setelah tampil sebagai juara umum pada cabang olah raga menembak Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII/2018 Kabupaten Bogor,setelah mengumpulkan 7 medali emas,3 medali perak,dan 8 medali perunggu, pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Tembak KONI Jabar dan Lapangan tembak Gunung Bohong, Cimahi,Minggu,(7/10/2018).

Peringkat kedua ditempati tuan rumah Kabupaten Bogor setelah mengumpulkan 6 medali emas,5 medali perak,dan 2 medali perunggu. Diikuti Kabupaten Bandung di posisi ketiga setelah meraih 4 medali emas,5 medali perak,dan 2 medali perunggu.

Kota Bogor mampu menempati posisi keempat setelah mengumpulkan 3 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu. Sementara juara umum cabor menembak Porda 2014, Kabupaten Cirebon hanya mampu berada di peringkat kelima setelah meraih 2 medali emas,4 medlai perak,dan 6 medali perunggu.

Pada hari terakhir pelaksanaan cabor menembak Porda XIII/2018 Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi mampu mendapat tambahan dua medali emas dari nomor standard division team melalui atletnya Sony Prabowo, Iwan Setiawan, dan Martin Harjawinata dengan total poin 917.5552.

Sementara Kabupaten Bandung kembali membuat kejutan setelah meraih medali perak melalui Azhari,Candra Cornelius,dan Joedy dengan total skor 887.7045. Medali perunggu dibawa pulang Kota Bogor yang menurunkan Asep Ruhiyat, Rudy Londong, dan Rantau Isnur Eka dengan total skor 766.5111.

Satu medali emas terakhir untuk Kabupaten Bekasi disumbangkan oleh Sony Prabowo setelah menjadi yang terbaik di nomor standar dengan raihan skor 420.2953. ementara medali perak diraih oleh Setiawan dengan skor 338.3458, diikuti Berman Budi Laksono yang harus puas mendapatkan medali perunggu setelah mengumpulkan skor 313.8503.

Sekertaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Jabar,Cucu Sutara mengatakan, dari hasil Porda ini nantinya akan terbentuk tim Pelatda bayangan yang akan disiapkan untuk PON XX/2020 Papua.

“Kita lihat dari hasil Porda ini banyak atlet-atlet junior yang mampu meraih prestasi membanggakan. Ini menunjukan hasil pembinaan atlet di daerah yang dilakukan oleh Pengcab dan pelatihnya berhasil dengan baik,”katanya.

Dia menambahkan,cabang olah raga menembak sendiri menjadi salah satu andalah Jawa barat baik di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Bahkan selama ini Jabar menjadi salah satu provinsi yang selalu berkontribusi menyumbangkan atletnya untuk Indonesia.

“Kita buktikan di setiap even kejuaraan di tingkat nasional dan provinsi,Jabar selalu mendapat juara umum. Bahkan di Porda 2018 ini peraih medali tidak hanya didominasi oleh daerah-daerah kuat,tetapi sudah merata,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengcab Perbakin Kabupaten Bogor,Yasin Zainudin mengatakan, timnya gagal memenuhi target yang telah ditetapkan yaitu tujuh medali emas. Namun, meski demikian dirinya sangat mengapresiasi kerja keras serta perjuangan para atletnya di Porda kali ini.

“Kita sudah optimal di porda ini, seluruh atlet sudah mengerahkan potensinya. Mudah-mudahan warga Kabupaten Bogor tidak kecewa,karena cabor menembak ini berbeda dengan cabang olah raga lainnya. Kita berada di peringkat kedua dengan pencapaian enam medali emas, dan selanjutnya kita persiapkan atlet untuk menjadi bagian dari kontingen Jabar di PON Papua tahun 2020,” tuturnya.(PR)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.