Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Tolak LGBT

Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Ke-6 Se Indonesia yang berlangsung di Ponpes Al-Falah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, resmi mengumumkan hasil pembahasan masing-masing komisi pada pleno ke 5.

“Ijtima’ yang dihadiri oleh Komisi Fatwa MUI Pusat dan Tingkat Provinsi,Pimpinan Ormas Islam Tingkat Pusat,Pimpinan Pondok Pesantren,Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Kepala Pusat Kesehatan Haji dan BPJS ditutup dengan mendengar laporan hasil sidang,” kata ketua rapat pleno akhir, Ustadz Asrorun Niam,demikian lansir mui.or.id, Selasa 8 Mei 2018.

Menanggapi pertanyaan terkait LGBT, Ustadz Asrorun Niam yang juga sekretari komisi fatwa MUI Pusat,menegaskan salah satu materi masail qanuniyah atau masalah peraturan perundangan adalah memperluas pengertian perzinaan.

Perluasan makna perzinahan yang sebelumnya hanya perzinaan menjadi hubungan seksual termasuk hubungan sesama jenis,”ungkap Ustadz Asrorun.

Secara eksplisit para Ulama peserta Ijtima’ mendukung unjuk rasa atau aksi bela Baitul Maqdis yang diorganisir oleh MUI atau ormas-ormas Islam. Aksi ini dapat menjadi salah satu jalan melaksanakan tanggung jawab melawan kemungkaran yang merupakan kewajiban umat Islam.(*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.