Hingga Saat Ini Walikota Bekasi Belum Tentukan Rekomendasi Besaran UMSK 2019

Buruh di kota Bekasi masih menunggu SK Upah Minimum Sektoral 2019, walaupun ada beberapa perusahaan yang sudah membuat kesepakatan besaran upah sektoral dengan pihak serikat pekerja di perusahaan nya.

Akan tetapi salah satu perusahaan otomotif di bantargebang kota bekasi sudah para buruhnya sudah menikmati UMSK 2019 dengan besaran angka diatas PP78.

“Kalau di tempat kami bekerja Alhamdulillah pihak Serikat pekerja dan pengusaha sudah berunding soal upah sektoral. Jadi kami tidak lagi nunggu SK gubernur, yaa sekarang kami sudah menikmati UMSK 2019 dengan besaran angka 9,4 persen. tapi masih banyak temen-temen buruh di kota Bekasi perusahaan nya menunggu SK gubernur” jelas Salah seorang pekerja PT KFN yang enggan disebutkan namanya,Ahad (17/3/2019).

Buruh kota bekasi tampaknya harus sabar menunggu SK sektoral hingga saat ini belum sampai ke meja gubernur. Informasi yang diperoleh kalangan buruh,Gubernur Jabar Ridwan Kamil baru menandatangani surat keputusan penetapan UMSK 2019 Kabupaten Sukabumi, Subang, Indramayu, dan Kota Depok.

Berikut hasil Informasi yang dihimpun bekasicityzen.com dari hasil rapat dewan pengupahan provinsi Jawa barat hari Sabtu 16 Maret 2019 :

Rapat pleno membahas rekomendasi UMSK 5 Kabupaten/Kota yaitu Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekas UMSK Sukabumi,Cianjur,Purwakarta dan Kabupaten Bekasi telah selesai dan diteruskan ke Gubernur untuk diterbitkan SK UMSK Tahun 2019 dengan besaran sesuai dengan rekomendasi Masing-masing Kabupaten.

UMSK Kota Bekasi secara Pleno sudah selesai di Dewan Pengupahan Provinsi tinggal menunggu Walikota merekomendasikan besaran UMSK maka akan langsung diteruskan ke Gubernur untuk diterbitkan SK UMSK. (Red)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.