DPRD Kabupaten Bekasi Resmi Umumkan Pengunduran Diri Bupati Neneng

Gedung DPRD Kabupaten Bekasi

Gedung DPRD Kabupaten Bekasi

Dewan Perwakilan Dearah (DPRD) Kabupaten Bekasi secara resmi mengumumkan pengunduran diri Bupati Bekasi Neneng Hasanah yasin dalam sidang paripurna di ruang sidang DPRD,Jumat, (15/3/2019).

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar mengatakan,sidang paripurna ini digelar menyusul surat pernyataan pengunduran dari Neneng Hasanah Yasin yang disampaikan 11 Februari 2019 lalu.

“Kami mengumumkan dan mengusulkan pemberhentian saja, sesuai surat pengunduran diri yang pada saat sidang dibacakan Pimpinan DPRD,”kata Sunanda.

Paripurna pengumuman pengunduran diri ini secara resmi menyerahkan keputusan pemberhentian dan pengantian Bupati ke tangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Jadi nanti keputusan terkait penghentian ada di Kemendagri, beserta penetapan Bupati definitifnya,Yang saya ketahui untuk di Indramayu langsung otomatis berdasarkan usulan tersebut nanti diusulkan, terkait didefinitifkan atau tidak itu adalah kewenangan dari Mendagri,”ungkap Sunandar.

Seperti yang diketahui, Bupati Bekasi non-aktif Neneg Hasanah Yasin terjerat kasus suap perizinan proyek Meikarta. Kasus ini terbongkar setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan ke sejumlah pejabat Pemkab Bekasi hingga menyeret dirinya.

Kasusnya sampai saat ini telah masuk ke tahap persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bandung.

Neneng merupakan Bupati Bekasi yang telah menjabat sejak periode 2012-2017,kemudian dilanjut setelah dia kembali memenangkan Pilkada Bupati untuk periode 2017-2022.

Belum habis masa kepemimpinannya,Neneng terpaksa berurusan dengan kasus hukum hingga membuatnya harus menjalani tahanan. Posisinya kini digantikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Eka Supari Atmaja yang merupakan wakilnya.

tribun

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.