Di Harapan Jaya Tiang Listrik Sisa Proyek Dibiarkan Di Pinggir Jalan 

Tiang listrik ganggu pengguna jalan.
Tiang listrik ganggu pengguna jalan.

WARGA Jalan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara,Kota Bekasi mengeluhkan keberadaan dua tiang listrik yang dibiarkan tergeletak di pinggir jalan.

Selain mengganggu kenyamanan masyarakat,keberadaan tiang setinggi kira-kira 15 meter ini juga bisa membahayakan pengguna jalan terutama pengendara motor.

Salah seorang pengguna jalan, Puput (28) mengatakan, keberadaan tiang tersebut sudah ada sejak beberapa bulan yang lalu.

Dia menilai,tiang tersebut merupakan sisa proyek pemindahan tiang listrik yang dilakukan pemerintah daerah dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), beberapa waktu lalu.

Sebelum pemerintah melakukan pembangunan jalan baru di sana, tiang listrik awalnya berdiri di pinggir jalan.

Namun, setelah hunian warga ditertibkan untuk dibangun jalan baru, posisi tiang yang lama kini berada di tengah jalan.

“Tapi, sekarang, nggak ada lagi tiang yang berdiri di tengah di sepanjang jalan ini, karena sudah dipindahkan petugas,” kata Puput pada Selasa (11/9/2018).

Meski demikian, Puput berharap agar keberadaan dua tiang yang dibiarkan di pinggir jalan itu bisa dipindahkan petugas.

Walau kenyataannya belum ada pengendara motor yang terlibat kecelakaan akibat tiang listrik itu, namun keberadaan tiang itu tetap membahayakan.

“Apalagi kalau malam hari, di sini agak gelap, sehingga bisa mencelakakan pengendara motor,” ujarnya.

Warga lainnya,Rohmat (39) menambahkan selain tidak pantas, keberadaan dua tiang listrik di sana juga bisa merusak estetika jalan.

Apalagi, hal itu tidak jauh dari tiang itu, juga ada bekas galian kabel yang tidak

dirapikan kembali.

Lapisan jalan yang awalnya berupa beton, kini hanya ditutupi pasir, sehingga bila hujan akan tergenang air bahkan bisa ambles karena lapisan bawahnya tidak padat.

Tiang listrik ganggu pengguna jalan.
Tiang listrik ganggu pengguna jalan.

“Dulu, di dekat sini juga ada galian kabel, saya nggak tahu itu galian kabel fiber optik atau kabel apa. Tapi, selesai dikerjakan, hanya ditutup saja pakai pasir dan tanah bekas galian,” kata Rohmat.

Selain itu, kata dia, masih ada tiang listrik yang berdiri tegak di tengah jalan di Jalan Kalibaru, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi. 

Sampai sekarang, tiang listrik itu belum dipindahkan petugas, sementara di bagian bawahnya akan dibeton oleh pekerja dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi. 

“Saya lihat masih ada satu tiang listrik yang berdiri di Jalan Kalibaru, tiang ini harus segera dipindahkan karena bisa mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Asisten Manager Jaringan PLN Area Bekasi, Yudho Rahadianto menyatakan, bakal mengerahkan petugas ke lapangan untuk mengeceknya.

“Lokasinya biar dicek teman pekerja dulu karena Jalan Irigasi cukup panjang,”

kata Yudho ketika dikonfirmasi.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas BMSDA Kota Bekasi, Widayat Subroto mengatakan, pemerintah terkendala dengan pembiayaan

untuk pemindahan utilitas, sehingga biayanya ditanggung oleh pemiliknya.

“Kalau kita sedang ada kegiatan dan mendapati tiang PLN atau provider lain di ruang milik jalan, maka kita adakan rapat agar bisa memindahkan tiangnya ke titik lain yang disetujui,” kata Widayat.(*)
wartakota

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: