Bocah 15 Tahun Lakukan Aksi Perampokan di Bantargebang

Berbekal celurit dan parang, tiga bocah dibawah umur melakukan aksi perampokan di kawasan Bantar Gebang,Kota Bekasi.

Mereka yang umurnya rata-rata 15 tahun telah melakukan aksinya sebanyak 15 kali sebelum akhirnya ditangkap petugas Polsek Bantar Gebang.

Dalam menjalankan aksinya mereka mengancam korbannya dengan senjata tajam.

Kapolsek Bantar Gebang,Kompol Siswo mengatakan, penangkapan berawal dari laporan Endi Suhendi saat anaknya menjadi korban perampokan pelaku di depan PT Patmasode Jalan Raya Narogong Km 15 RT 001/RW 02 Kelurahan Ciketing Udik, dua pekan lalu.

Saat itu anaknya dipepet pelaku diancam dengan senjata tajam, hingga motornya digasak pelaku.

“Korban melaporkan kejadian itu,setelah itu kita lakukan penyelidikan diketahui lokasi motor dan pelaku di rumah kontrakan di Kp Ciketing,”kata Siswo kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolsek Bantar Gebang,Jumat (7/12/2018).

“Kita langsung melakukan penggerebekan dan betul ada kendaraan korban dilokasi tersebut yang sedang terparkir dan satu pelaku,” katanya lagi.

Siswo mengatakan,ada lima pelaku begal dibawah umur, namun baru tiga orang yang dibekuk yakni RA (15 Tahun), AP (16 Tahun) dan A (15 Tahun).

Sedangkan dua pelaku lainnya yakni O dan B masih dalam buruan.

“Awalanya satu pelaku kita tangkap, dua pelaku lainnya kita tangkap di lokasi lain hasil pengembangan,” ucapnya.

Menurut keterangan pelaku,kata Siswo,dalam menjalankan aksinya pelaku berkeliling mencari korban yang melintas pada tengah malam dan di tempat yang sepi.

Para pelaku mengaku sudah menjalankan aksinya sebanyak 15 kali di tempat berbeda-beda. Setiap pelaku memiliki peran masing-masing.

Pelaku RA dan B (DPO) ini sebagai joki,AP dan A yang meneriaki korban untuk turun, dan O yang mengancam korban dengan senjata tajam serta mengambil kendaraan korban.

Siswo menambahkan,pelaku tidak hanya melakukan aksi perampokan melainkan juga melakukan aksi pencurian sepeda motor.

“Setelah didalami ternyata bukan hanya melakukan (aksi) begal, dia juga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor karena sudah disiapkan kunci letter T nya,” ucapnya.

Hasil gasakannya itu digunakan untuk berfoya-foya.

“Jadi hasil kejahatan merampas motor mereka jual di online. Hasilnya digunakan untuk berfoya-foya,”ucap Siswo.

Dari hasil kejahatannya,polisi mengamankan dua unit kendaraan sepeda motor, satu gergaji ukuran besar, satu celurit, satu parang dan satu tas berisi 2 buah mata kunci leter T.

Atas perbuatan mereka diancam pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: