APINDO Kembali Ogah Tetapkan UMSK Kota Bekasi 2018

Perundingan penetapan
(Photo) Perundingan penetapan UMSK kota bekasi 2018 di kantor disnakertrans kota bekasi hari senin (12/2/2018) 

Perundingan penetapan upah minimum sektoral kota (UMSK) bekasi 2018 yang hari ini senin (11/2/2018) di gelar di kantor dinas tenaga kerja antara serikat buruh/pekerja,APINDO dengan dewan pengupahan kota kembali gagal mencapai kata sepakat alias deadlock.

Apindo bersikukuh ogah menetapkan upah sektoral dengan alasan bahwa 4 sektor hasil voting tetap minta dikeluarkan dari Sektor unggulan tahun 2018 (Apindo tetap menolak hasil voting yang sudah disepakati).

Apindo akan berunding angka UMSK Kota bekasi tahun 2018 apabila empat sektor tersebut telah dihilangkan dengan catatan apabila Apindo mendapat suara kuasa dari perusahaan-perusahaan yang masuk dalam sektor unggulan dan minta batas waktu sekitar 2 minggu untuk pengumpulan surat kuasa dan Apindo hanya akan berunding besaran nilai UMSK Kota Bekasi berdasarkan surat kuasa yang mereka terima saja. 

Menurut APINDO tidak semua sektor unggulan yang bisa dirundingkan besaran nilai UMSK nya.

Terkait sikap apindo tersebut sikap serikat buruh/pekerja menyatakan hasil voting pada bulan november 2017 tetap sah dan mengikat sesuai dengan tata tertib dewan pengupahan kota.

Mengenai hal tersebut pimpinan gabungan serikat buruh kota bekasi Abrory saat di konfirmasi bekasicityzen.com bahwa sikap apindo tersebut sangat membuat buruh kecewa dan tidak menghargai hasil voting november 2017.

“Kecewa dan kami besok selasa 13 february akan tetap menggelar aksi akbar bersama aliansi buruh kota bekasi” Ujarnya singkat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.