Akun Facebook Istri Wakil Wali Kota Bekasi Diretas

Ilustrasi

Ilustrasi

AKUN Facebook milik istri Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, diretas pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Akun bernama Wiwiek Hargono ini bahkan meminta sejumlah uang lewat ruang percakapan, atau Facebook Messenger yang ada di media sosial tersebut.

    Saat apel upacara di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (27/9/2018) pagi, Tri Adhianto Tjahyono mengungkapkan, sudah lima hari akun Facebook istrinya, Dwi Setiawati Adhianto Tjahyono, diretas orang lain. Bahkan, peretas meminta sejumlah uang kepada teman-teman Wiwiek di Facebook.

    “Ada yang meminta uang Rp 2 juta, Rp 3 juta, dan bahkan Rp 5 juta,” kata Tri Adhianto Tjahyono di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis pagi.

    Menurut dia,selain meminta uang, peretas juga menyertakan nomor rekening dan nomor telepon penerima bantuan dana itu. Atas kejadian ini, Tri Adhianto Tjahyono  sudah berupaya melapor ke pihak penyedia jasa jaringan internet atau provider, namun mereka tidak mampu menanganinya. Dia kemudian melapor ke pengelola Facebook, namun mereka juga tidak bisa menanganinya.

    Sebab, katanya,peretas tidak hanya menyusup Facebook, namun juga telah membobol akun e-mail (surat elektronik) sang istri, yang menjadi dasar persyaratan memiliki medsos.

    “Kita sudah lapor ke pihak e-mail, namun mereka membutuhkan waktu 3×24 jam (tiga hari), sehingga sampai besok (Jumat 28/9/2018) permintaan uang pasti masih tetap ada,” jelasnya.

    Karena itu,Tri Adhianto Tjahyono  mengimbau bagi siapa saja yang berteman dengan istrinya di Facebook, agar berhati-hati bila ada permintaan bantuan dana.

    “Apabila ada yang diminta bantuan dana, itu tidak benar. Saya katakan sekali lagi bahwa itu tidak benar alias diretas orang yang tidak bertanggung jawab,” tegas Tri Adhianto Tjahyono.

    Dia menambahkan,terakhir kali pengalaman pahit itu terjadi pada Rabu (26/9/2018) malam. Sekitar 15 orang ada yang mempertanyakan langsung ke Tri Adhianto Tjahyono dan istrinya, terkait permintaan bantuan dana itu.

    “Yang paling masif tadi malam,ada sekitar 15 orang yang mengeluh dan bertanya apa betul saya dan istrinya meminta uang. 
    Bahkan, adik ipar dan adik kandung saya saat itu dikirimin permintaan bantuan dana,” ungkapnya.
    Selain melapor ke penyedia jasa media sosial dan e-mail, Tri Adhianto Tjahyono juga berkoordinasi dengan Mapolrestro Bekasi Kota untuk membantu mencari pelakunya. Dia berharap kasus ini terungkap, karena bisa mencemarkan nama baiknya.
    “Saya minta kepada aparatur yang telah dimintakan bantuan dana,agar tidak mengirim uangnya dan segera melapor,” pintanya.

    Dalam kesempatan itu,Tri Adhianto Tjahyono juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi. Dia khawatir peretas juga meminta sejumlah uang ke aparatur lewat pertemanan dengan istrinya di Facebook.

    “Saya menyampaikan permohonan maaf, kalau bapak-ibu sekalian yang berteman dengan istri saya di Facebook, dimintakan sejumlah uang, karena hampir semua orang yang menjadi teman di Facebook  dimintakan duit,” paparnya. (*)

    You may also like...

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.