Akibat Pembaruan Sistem Antrean Tiket Harian Meluber Sampai Keluar Stasiun Bekasi

Penumpukan penumpang terjadi Stasiun Bekasi kota,Senin (22/7). Antrean penumpang KRL Commuter Line bukan hanya ada di loket dan gate elektronik,tapi hingga luar stasiun.

Penumpang KRL yang telah memiliki kartu multi trip (KMP) harus membeli kartu harian akibat pembaruan sistem. 
Penumpukan juga bertambah karena beberapa gate  elektronik tidak dapat berfungsi dengan baik.

Salah satu penumpang di Stasiun Bekasi, Wawan, mengaku telah memiliki KMT, namun terpaksa harus mengantre untuk membeli kartu harian berjaminan. Hal itu terjadi karena KMT miliknya tidak dapat berfungsi. 

Dia sangat kecewa dengan lambatnya pelayanan petugas yang membuat penumpukan penumpang berlangsung cukup lama. Dia sempat diarahkan untuk menukar KMT-nya dengan KMT versi baru. 

“Saat sudah ditukar tetap tidak bisa, malah disuruh antre lagi untuk beli kartu harian,” ujar Wawan.

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa menyampaikan,PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator layanan KRL Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang terkait antrean pada loket dan gate elektronik untuk masuk serta keluar.

Eva menjelaskan pembaruan dan pemeliharaan sistem tiket elektronik ini telah direncanakan dan berjalan sesuai jadwal untuk sebagian besar stasiun. 

Namun,di sejumlah stasiun lain, pekerjaan terkendala waktu karena sempitnya rentang waktu (window time) saat KRL tidak beroperasi dan tidak ada transaksi tiket pengguna,sehingga sebagian perangkat gate dan point of sales loket di beberapa stasiun hingga kini masih dalam proses pemeliharaan dan belum dapat dioperasikan untuk melayani penumpang.

Pembaruan sistem,lanjut dia,merupakan hal yang rutin dilakukan PT KCI demi menjaga performa sistem ticketing KRL Jabodetabek. Dia menjelaskan,saat ini, sistem elektronik KCI mencakup 760 gate  elektronik, 233 vending machine,dan terhubung ke 79 stasiun yang melayani KRL.

“Waktu pelaksanaan proses tersebut diprogramkan akan selesai hari ini dan diharapkan seluruh perangkat sudah dapat dioperasikan untuk pelayanan,” kata dia.(red)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.