Sen. Des 9th, 2019

Kabar Berita Dan Jurnalisme Warga

715 Ruang Kelas di Kabupaten Bekasi Tidak Punya Meja dan Kursi

Ilustrasi
Ilustrasi

Sebanyak 715 ruang kelas di Kabupaten Bekasi belum dilengkapi meja dan kursi. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Hery Herlangga.

Hery menjelaskan ratusan ruang kelas yang belum dilengkapi meja dan kursi itu berada di jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang tersebar di Kabupaten Bekasi.

Loading...

Penyebabnya beragam. Mulai dari perbedaan kalender anggaran dan kalender pendidikan hingga tidak terserapnya anggaran oleh dinas terkait yang sebelumnya diberikan wewenang untuk melakukan pengadaan meubelair di sekolah yang dibangun.

“Di Kabupaten Bekasi itu khusus pembangunan RKB (Ruang Kelas Baru) itu adanya di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). Nah PUPR sudah ada komitmen dengan Disdik bahwa untuk RKB ataupun rehab berat yang dibangun oleh PUPR maka meubelairnya akan sekaligus diadakan oleh PUPR, itu sejak tahun 2017,” kata Hery, Kamis,(19/9/2019).

Hery menjelaskan dengan kondisi tersebut pihaknya sebagai pengguna kemudian mengajukan pengadaan meubelair agar kebutuhan pelajar dapat terpenuhi.

“Awalnya (anggaran) di PUPR. Jika membangun tiga lokal, maka dia punya kewajiban mengadakan meubelair untuk tiga lokal juga. Membangun dua lokal untuk satu sekolah, dia harus mengadakan dua lokal juga meubelair di satu sekolah. Anggaran di PUPR itu tidak terserap,” jelas Hery.

Untuk kedepannya Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi akan melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR agar pembangunan RKB atau rehabilitasi gedung sekolah yang rusak parah dapat dilakukan bersamaan dengan pengadaan meubelair.

“Ada yang bisa dia adakan (pengadaan meubelair) syukurlah,kalau ada yang nggak bisa, dilempar ke kita,”ungkap Hery.

Dengan keterbatasan meubelair ini, pihaknya juga melakukan penyesuaian terhadap penerimaan peserta didik. Dinas Pendidikan tetap membuka tambahan rombongan belajar (rombel) di suatu sekolah dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat. Tapi untuk mengadakan rombel itu pihaknya selalu menginformasikan jika ada ruang kelas yang tidak memiliki meja dan kursi.(*)

Loading...
Loading...