7 Hal Ini Bakal Buat Ramadhanmu Lebih Bermakna

Marhaban Ya Ramadhan
Marhaban Ya Ramadhan

Ramadhan telah di pelupuk mata. Bulan mulia yang selalu dinanti umat Islam ini segera kembali menyapa.Tentu bagi para perindu tidak akan menyiakan peluang setahun sekali pertemuan ini. Persiapan mental,fisik dan keimanan harus diperhatikan.

Bukan hanya semata euforia di awal bulan saja,tetapi bagaimana menjaga kerinduan membuncah yang bermuara pada semangat ibadah itu awet hingga penghujung bulan Ramadhan.

Maka,kita harus mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan datangnya Ramadhan yang dalam hitungan jam lagi akan datang.

Berikut adalah tujuh tips untuk menyambut datangnya Ramadhan mulia.


Bertaubat
secara tulus dan terus menerus

Bulan Ramadhan adalah bulan perbaikan dan penuh ampunan. Bulan ini sekaligus bulan ketaatan yang menuntut umat Islam untuk meninggalkan segala bentuk kemaksiatan agar pahala shaum sempurna.
Hiasi tutur kata dengan banyak beristigfar memohon ampun pada-Nya. Dengan dzikir akan melunakkan hati, menenangkan jiwa dan selalu ingat pada Allah di setiap tindak tanduk di dunia.


Menahan
diri dari dosadosa kecil

Jangan pernah menganggap remeh dosa kecil! Karena sesuatu yang besar itu tersusun dari hal-hal yang kecil begitu pula dosa. Dosa kecil yang menumpuk akan berubah menjadi bongkahan dosa yang besar. Sekaligus kebiasaan melakukan dosa kecil akan membuat seseorang terdorong melakukan dosa yang lebih besar dan pada akhirnya ia terjerumus dalam jalan syetan. Naudzubillah..

Buatlah beberapa daftar kebiasaan buruk yang berbuah dosa agar mudah dihindari. Jangan sampai pahala shaum kita berkurang karena dosa kecil yang menggerogoti. Ketika kita telah mendaftar apa saja kebiasaan buruk kita, niscaya akan lebih mudah menghindarinya di kala Ramadhan tiba nanti.

Mengganti
kebiasaan buruk dengan kebiasaan yang baik

Berangkat dari sabda Nabi yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi
إتق الله حيثما كنت، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن. (رواه الترمذي

“Bertaqwalah engkau kepada Allah dimanapun engkau berada. Dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya perbuatan baik tersebut akan menghapus perbuatan buruknya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik” (HR. Tirmidzi).

Dosa-dosa kecil akan terhapus jika kita mulai mengganti kebiasaan buruk  dengan kebiasaan yang baik. Bulan Ramadhan benar-benar akan menjadi bulan penuh kebaikan jika azzam untuk menghapus kebiasaan buruk dan menggantinya dengan kebiasaan baik ini benar-benar digalakkan.

Selalu
berdoa padaNya dengan tulus

Doa adalah senjata orang beriman. Doa juga adalah waktu dimana seorang hamba berkomunikasi secara khusus dengan Sang Pencipta. Dia adalah Dzat yang tidak akan pernah mengingkari janji-Nya dan tidak akan pernah membuat kecewa hamba-Nya yang tulus.

Maka,perbanyaklah berdoa agar diberi kekuatan dan keistiqomahan di bulan Ramadhan. Semakin kita dekat dengan-Nya maka hidup menjadi tentram dan bermakna.


Mempelajari
segala hal tentang bulan Ramadhan

Bagaimana mungkin seseorang akan maksimal memperoleh sesuatu jika dia tidak mengetahui segala hal tentangnya? Maka,salah satu cara agar lebih menjiwai beraktivitas di bulan Ramadhan, dibutuhkan ilmu yang berkaitan dengannya.

Sumber ilmu pada zaman ini sangatlah banyak dan kompleks. Kita bisa memanfaatkan media untuk mengekplorasi lebih dalam tentang Ramadhan. Dan lebih afdhalnya menghadiri kajian-kajian ilmu bersama kaum muslimin lainnya. Selain untuk menambah ilmu,kita bisa memperkuat ukhuwah Islamiyah dengan bertemu dengan kawan-kawan seiman.

Atur jadwal interaksi dengan Al-Quran

Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Maka, sudah sepantasnya jika bulan penuh maghfirah ini seorang muslim membasahi lisannya dengan lantunan ayat Al-Quran. Aturlah target yang akan dicapai dalam sebulan berapa kali akan mengkhatamkannya.

Selain itu,sedikit demi sedikit pahamilah maknanya agar apa yang kita baca tidak hilang begitu saja, namun juga membekas di dalam jiwa.

Buatlah daftar apa saja yang ingin dicapai di bulan Ramadhan


Sesuatu yang terencana akan membuahkan hasil yang memuaskan. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk merencakan segala macam kebaikan yang akan kita lakukan.Bagi yang belum sempurna bacaan Al-Qurannya, maka ini adalah saat yang tepat untuk melancarkannya.

Bagi yang mempunyai harta yang berlebih, maka bulan ini adalah waktu yang cocok untuk berbagi. Selain dimudahkannya hati untuk bershadaqah juga pahalanya yang berlipat ganda. Orang yang pandai tidak akan melewatkan kesempatan ini begitu saja.

Dengan daftar yang telah dibuat, seseorang akan lebih terpacu untuk menggapainya. Hingga seseorang akan merasakan ada yang kurang jika melewatkan hari di bulan Ramadhan tanpa menuai ibadah dan kebaikan. Jika, rasa ini telah didapat maka seseorang itu akan bahagia jika telah beribadah dan berbuat kebaikan. Bayangkan jika umat Islam mempunyai rasa itu,maka terbentuklah masyarakat Islam yang harmonis dan madani.(kiblat)

Wallahu Alam bi Shawab.

Tinggalkan Balasan