675 Ribu Warga Bekasi Dapat Layanan Berobat Gratis Dari Kartu Sehat Berbasis NIK

Sebanyak 675 ribu dari total 2,6 juta jiwa warga di wilayah Bekasi telah mengakses program berobat gratis dengan kepemilikan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK).

“Pengunjung di 43 rumah swasta di Kota Bekasi yang menggunakan jaminan KS sampai dengan September sudah menembus angka 675 ribu,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi,Tanti Rohilawati,Jumat (14/9).

Menurut dia,pembiayaan rumah sakit bagi pasien KS-NIK telah menghabiskan dana APBD sebesar Rp197 miliar dari alokasi anggaran 2018 sebesar Rp237 miliar.

Tanti menilai,kebutuhan dana untuk pelayanan dasar kesehatan di Kota Bekasi jauh lebih menguntungkan masyarakat bila dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. “Program KS-NIK berlaku bagi semua lapisan masyarakat Kota Bekasi secara gratis,” katanya.

Kalau semua warga Kota Bekasi ditanggung premi BPJS Kesehatan, kata dia, maka prediksi dana pemerintah yang dikeluarkan mencapai 600 miliar rupiah lebih dalam setahun.

Rinciannya, jumlah penduduk Kota Bekasi mencapai 2,6 juta jiwa, 400 ribu jiwa di antaranya merupakan peserta jaminan kesehatan nasional yang ditanggung oleh pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

 “Kalau diintergrasikan ke BPJS, kami harus membayar premi bagi 2,2 juta jiwa penduduk Kota Bekasi, dana yang dibutuhkan 607 miliar rupiah,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: