​Siaran Pers SBGTS-GSBI PT.Sungintex atas Penolakan Serikat Berbuntut PHK Pengurus Dengan Melawan Hukum (Union Busting)

PT. Sungintex (Sioen Indonesia) adalah perusahaan yang berkedudukan Jalan Raya Narogong KM.12.5, Pangkalan IV, Desa Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, 7319. Jawa Barat. Indonesia. 

 

PT. Sungintex (Sioen Indonesia) dimiliki oleh warga negara Belgia dengan Nama pemegang saham Jacquenlin N.Sioen, Mevr Sioen. Penanam Modal Asing (PMA) dengan Jenis Produksi Pakaian Jadi yang mengerjakan berbagai Merek.

Serikat Buruh Garmen dan Sepatu-Gabungan Serikat Buruh Indonesia PT.Sungintex (Sioen Indonesia),di deklarasikan pada hari Kamis,16 Februari 2017 dan terbentuklah 16 Orang Pimpinan Tingkat Perusahaan Serikat Buruh Garmen Tekstil dan sepatu-Gabungan Serikat Buruh Indonesia yang disingkat menjadi SBGTS-GSBI PT.Sungintex (Sioen Indonesia) dengan melampirkan surat Keputusan No.KEP-0015/DPP.GSBI/JKT/II/2017 tertanggal 20-02-2017 tentang penetapan, Pengukuhan dan Pengesahan Hasil Deklarasi dan Pembentukan Serikat Buruh Garmen  Tekstil dan Sepatu-Gabungan Serikat Buruh Indonesia PT. Sungintex (Sioen Indonesia).

Bahwa  pada Jum’at 17 Februari 2017 Sdri.Ani Nurhayati ketua Umum SBGTS-GSBI PT.Sungintex (Sioen Indonesia) ditugaskan dengan paksa dan segera ke Semarang Jawa Tengah dengan Nama PT.Sioen Semarang Asia,berkedudukan di jln.Tugu Industri Raya No.2A, Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW)
Selanjutnya dimulai tanggal 13 Maret 2018 Delapan (8) orang pimpinan dari SBGTS-GSBI PT.Sungintex (Sioen Indonesia) Di PHK secara barantai dan sistematis karena perusahaan tidak menghendaki adanya serikat Buruh yang Independen dilingkungan kerja PT.Sungintex.

Pemberangusan serikat Buruh ini terus berjalan dengan Intimidasi dan PHK yang masih berlanjut sampai sekarang, baru-baru ini Koordinator lapangan SBGTS-GSBI PT.Sungintex yang sedang hamil Delapan (8) Bulan di PHK karena mengajukan Cuti Hamil dan Melahirkan pada tanggal 24 November 2017.

PT.Sungintex (Sioen Indonesia) Garmen dengan memproduksi jenis pakaian jadi yang  masih terus melakukan operasi produksinya dengan tidak pernah berubah-ubah jenis produksinya dan sampai sekarang masih mengerjakan pakaian jadi PT.Sungintex (Sioen Indonesia) merupakan salah satu Perusahaan Modal Asing (PMA) kewarganegaraan Belgia.

Sejak 13 Maret 2017 perusahaan ini telah mengambil kebijakan dengan melakukan PHK kepada para pimpinan buruhnya dengan alasan merugi, dimana kebijakan PHK ini ditolak oleh para buruh yang tergabung dalam SBGTS-GSBI PT. Sungintex (Sioen Indonesia) sehingga para buruh tersebut kemudian di PHK secara sepihak oleh perusahaan.

Sebelum melakukan PHK kepada seluruh anggota dan pimpinan SBGTS-GSBI PT. Sungintex (Sioen Indonesia) perusahaan ini juga menolak keberadaan serikat buruh khususnya Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu-Gabungan Serikat Buruh Indonesia (SBGTS-GSBI), bahkan dalam beberapa kali SBGTS-GSBI telah mengirimkan surat meminta penjelasan tapi hingga perusahaan melakukan PHK sepihak seluruh ajakan serikat buruh selalu di tolak oleh perusahaan.

Selanjutnya masalah PHK sepihak ini para Pimpinan Buruh yang masih tersisa menuntut Agar perusahaan memanggil kembali para buruh yang di PHK sepihak SBGTS-GSBI untuk bekerja kembali sebagaimana biasanya, apalagi hingga hari ini perusahaan masih terus beroperasi dan dengan mempekerjakan buruh dengan status harian lepas.

Selain itu perusahaan juga tidak membayarkan hak para buruh sebagaimana biasanya seperti upah dan hak lainnya yang biasa diterima para buruh dalam setiap bulannya, terhitung dari tanggal 13 Maret 2017 sampai saat ini sudah memasuki satu (1) Tahun dalam perjalanan perjuangannya SBGTS-GSBI PT.Sungintex (Sioen Indonesia)  dalam melawan kebijakan perusahaan yaitu PHK sepihak karena mendirikan Serikat Buruh yang menjadi pilihannya Hak Normatif para Buruh tidak dibayarkan oleh perusahaan PT.Sungintx (Sioen Indonesia)
PT. Sungintex (Sioen Indonesia) adalah perusahaan yang bergerak memproduksi pakaian jadi dari berbagai brands Internasional, diantaranya Henri lloyd, Oakley,KLPD,Under Armor,Geox,

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: