​PHK Massal Ancam Buruh PT. Aje Indonesia

Serikat Buruh Makan Dan Minuman-Gabungan Serikat Buruh Indonesia(SBMM-GSBI)  PT. Aje indonesia mendapatkan informasi bahwa pihak perusahaan akan mengeluarkan kebijakan PHK massal kepada buruhnya, dengan alasan bahwa di dalam satu tahun terakhir ini perusahaan mengalami penurunan penjualan.

Loading...

Pernyataan tersebut disampaikan oleh manager plant Pedro Blass yang berkewarganegaraan republik peru,dimana yang bersangkutan  menyampaikan bahwa PT. Aje Indonesia akan ada pengurangan pekerja terkait alasan perusahaan menyampaikan mengalami penurunan penjualan. issue yang  berkembang saat ini 14 (empat belas) buruh yang akan terkena PHK dari beberapa departemen yang berbeda dan beberapa orang sudah melapor langsung kepada serikat buruh.
Sementara itu SBMM-GSBI PT. Aje Indonesia merespon issue PHK massal tersebut dengan segera melakukan rapat konsolidasi dan koordinasi pimpinan serikat buruh sore ini (25/1/2018).
“Rapat konsolidasi dan koordinasi ini adalah langkah dan respon cepat serikat buruh untuk menyatukan pandangan dan pemahaman di antara para pimpinan serikat, sehingga serikat buruh dapat melakukan tindakan dan langkah dengan cepat dan tepat” Kata Adi Setio ketua SBMM-GSBI PT. Aje Indonesia.

Adi setia menambahkan Kita akan melakukan investigasi dengan baik atas situasi perusahaan saat ini, karena sudah beberapa buruh yang datang mengadu kepada serikat bahwa mereka masuk dalam daftar calon buruh yang akan kena kebijakan PHK massal tersebut.
“Jika fakta fakta yang di temukan terdapat pelanggaran aturan apalagi hukum tentu serikat akan melakukan penolakan atas kebijakan PHK yang akan dijalankan di PT.Aje Indonesia tersebut” Sambungnya

Dari informasi yang disampaikan kepada bekasicitizen.com  laporan yang di sampaikan para buruh bahwa para pekerja yang masuk daftar PHK adalah buruh yang dianggap berstatus kontrak, padahal seharusnya kontrak para buruh tersebut sudah lewat dari masa berlakunya dan masih dipekerjakan dibagian produksinya masing-masing, terlebih lagi bahwa para buruh tersebut tidak diberikan salinan kontrak kerja semenjak para buruh tersebut menandatangani kontrak kerjanya,bahkan untuk mengambil photo perjanjian kerja tersebut saja dilarang
Berdasarkan informasi dari para buruh tersebut PHK yang akan dijalankan oleh PT. Aje Indonesia tersebut tanpa memberikan apapun yang menjadi haknya para buruh selama mengabdi diperusahaan PT. Aje Indonesia yang sudah sekian tahun lamanya para buruh mempunyai bagian yang sangat  besar dalam menaikan penghasilan dari PT. Aje Indonesia sehingga sampai saat ini PT. Aje Indonesia sudah mengembangkan  perusahaannya dimana-mana, adalah sangat tidak manusiawi PT. Aje Indonesia melakukan PHK buruhnya tanpa memberikan Haknya para buruh demikian disampaikan salah satu buruh yang ikut hadir dalam rapat konsolidasi dan koordinasi tersebut.
“Tentu kita akan melakukan beberapa langkah dalam menjawab masalah PHK massal ini, seperti mengumpulkan para buruh tersebut hingga meminta penjelasan seterang-terangnya kepada pihak perusahaan, untuk kemudian menentukan langkah yang akan kita ambil,”Jelas  Adi setio

PT. Aje Group dalah perusahaan yang memproduksi, mendistribusikan dan memasarkan beberapa produk minuman (salah satunya adalah Big Cola yang berbasis di Lima, Peru. Perusahaan ini beroperasi di Peru, Ekuador, Republik Dominika, Venezuela, Meksiko, Kosta Rika, Guatemala, Honduras, El Salvador dan Thailand. Perusahaan ini dijalankan oleh Keluarga Añ añ os-Jerí dari Ayacucho, dari Peru.
PT. Aje Indonesia  perusahaan yang berkedudukan di Jl.Damar blok F1-A Kawasan Industri Delta Silicon II Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. Perusahaan multinasional yang telah mempunyai perwakilan di 20 negara di seluruh dunia dengan 22 pabrik serta mempekerjakan lebih dari 20.000 orang buruh.
Sedangkan di indonesia PT. Aje langsung dipimpin oleh pengusaha berkebangsaan Peru, jadi perusahaan PT. Aje Indonesia adalah Penanam Modal Asing. (PMA).

Loading...

You may also like...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.