​GSBI Mengecam PHK sepihak Ketua Serikat Buruh PT. Ayam Manggis V

Hari ini para buruh PT. Ayam Manggis V melakukan Protes spontan yang di picu atas kebijakan PHK kepada Sdr. Sandi Sutrisno yang juga adalah ketua serikat PT. Ayam Manggis V. PHK ini dinyatakan oleh pihak perusahaan yang tidak akan di pekerjaan lagi mulai tanggal 18 Juni 2018 dengan alasan habis kontrak kerjanya.

Menurut Dadeng Nazaruddin ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi bahwa Sdr. Sandi sendiri telah bekerja lebih dari 9 (sembilan) tahun, dari aturan/norma system’ kontrak kerja (PKWT) sudah tidak sesuai lagi bahkan apabila di lihat dari jenis pekerjaannya juga tidak bisa tidak boleh menggunakan PKWT (pasal 59 UU. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan).

Hal tersebut juga sudah beberapa kali di bicarakan dengan pihak pengusaha bahkan sudah di buat kesepakatan yang pada intinya pihak perusahaan akan terus mempekerjakan para pekerjanya tanpa ada off/jeda.

Maka para buruh yang melakukan aksi mogok kerja ini berpendapat bahwa sdr. Sandi bukan habis kontrak akan tetapi perusahaan melakukan PHK sepihak yang tentu akan mengancam pada para pekerja lainnya di kemudian hari.

Sayangnya Aksi mogok kerja sepontan ini ternyata tidak berdampak pada pekerjaan (proses produksi) dikarenakan pihak pengusahanya menggunakan tenaga kerja harian yang selama ini di gunakan untuk pekerjaan kebersihan (babad rumput), perbaikan bangunan.

Sementara pihak pegawai pemerintah sendiri (Disnaker) sudah mulai cuti lebaran. Saat ini para pekerja kumpul di tempat parkiran dan sambil koordinasi kepada berbagai pihak.

Du Jakarta Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Serikat Buruh Indonesia melalui Ismett Inoni Kepala Departemen Organisasinya menyayangkan sikap perusahaan PT. Ayam Manggis V yang melalukan PHK sepihak dengan alasan yang di buat-buat.

“Kami mendesak pihak perusahaan untuk mempertimbangkan kembali kebijakan PHK sepihak tersebut karena sebagaimana mana disampaikan para buruh sesungguhnya kebijakan PHK kepada sdr. Sandi tersebut dapat di duga melanggar undang-undang, sebagaimana karena PHK semestinya harus di hindarkan sekuat tenaga oleh pihak perusahaan”,Terang Ismett Inoni.

Ismet Juga menegaskan,Bahwa DPP GSBI mendorong pihak disnakertrans Kabupaten Sukabumi dan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah I Disnakertrans Propinsi Jawa Barat meskipun sudah memasuki waktu libur untuk menindaklanjuti laporan para buruh dan memeriksa perusahaan PT. Ayam Manggis V secara tuntas.

PT. Ayam Manggis V  adalah sebuah perusahaan peternakan ayam yang  berkedudukan di kecamatan  Cicurug Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.(Ms)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.